konten 1
konten 2
konten 3
Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Desember 2014

Membaca Teknik






BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
Dewasa ini animo membaca masyarakat rendah, terutama bagi para pelajar. Padahal dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini kita dapat membaca semua hal dengan hanya duduk manis saja, yaitu dengan adanya internet. Namun tidak semua sumber dari internet terjamin kebenarannya. Oleh karena itu, disamping membaca di internet kita juga harus membaca buku-buku pengetahuan, surat kabar dan majalah. Agar kita dapat mengetahui kebenaran berita yang kita baca di internet tersebut.
Membaca memegang peranan yang sangat penting, karena dengan membaca kita dapat mengikuti perkemangan zaman dan mengikuti informasi yang aktual yang ada di sekitar kita. Dalam dasar-dasar membaca ada satu hal yang menerangkan tentang membaca teknik. Membaca teknik itu sendiri sering di sebut "oral reading atau poetry reading". Untuk lebih jelasnya kami akan menerangkan hal tersebut dalam makalah ini.
1.2       Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari membaca teknik ?
2. Apa tujuan dari membaca teknik ?

1.3       Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan membaca teknik.
2. Untuk mengetahui tujuan dari membaca teknik.

1.4       Manfaat
1. Untuk mengetahui seluk beluk membaca teknik
2. Untuk mengetahui maksud dan tujuan membaca teknik




BAB II
PEMBAHASAN

2.1       Pengertian Membaca Teknik

1.     Membaca teknik adalah membaca yang di laksanakan secara bersuara sesusai dengan aksentuasi,intonasi dan irama yang benar selaras dengan gagasan serta suasana penuturan dalam teks yang dibaca (Aminudin 2008:19)
2.     Membaca teknik adalah suatu aktifitas membaca yang termasuk kegiatan bersuara.(Praptanti 2000:39).
3.     Membaca teknik adalah salah satu jenis membaca yang menitik beratkan pada pelafalan kata-kata baku melakukan kalimat-kalimat dengan benar,pemenggalan kelompok kata dan kalimat dengan tepat menyusuaikan nada irama dan tekanan,kelancaran serta jauh dari ketersendatan,kesalahan ucap atau cacat baca lain.(Prastiti 2007:20)
4.     Membaca teknik menurut Tampu Bolon adalah membaca atau melafalkan tulisan dan memperhatikan tanda baca.Pembaca yang mahir selain berusaha menyatakan pikiran dan perasaan sejelas mungkin dengan menggunakan lambang bunyi,intonasi,keras lambat suara ada variasi kecepatan ujaran.
5.     Membaca teknik adalah membaca yang lebih formal, mementingkan kebenaran pembaca serta ketepatan intonasi dan jeda. Dengan mengacu pada pelafalan yang standar, kegiatan membaca teknik secara langsung memasuki kegiatan pembaca berita, pengumuman, ceramah, berpidato, dsb. ( Amin ; 1996 : 28 ).
6.     Membaca teknik ialah cara membaca yang mencakup sikap, dan intonasi bahasa.






2.2  Pengertian Menurut Kelompok
Membaca teknik adalah bentuk kegiatan membaca yang dilaksanakan secara bersuara dengan menitikberatkan pada ketepatan pelafalan dan pemenggalan jeda. Membaca teknik sering juga disebut dengan "oral reading" atau membaca nyaring.

2.3   Tujuan Membaca teknik

1.  Bukan hanya menyuarakan suara, tetap juga menggunakan teknik-teknik tertentu supaya penyuaraan atau pengucapannya benar dan tepat. Sehingga orang yang mendengar menangkap serta memahami maksud si pembaca dengan baik,
2.  Untuk lebih memudahkan pemahaman materi yang dibaca.
3.  Agar pembaca lebih bertanggung jawab kepada lafal dan lagu, serta isi bacaan.
2.4  Manfaat Membaca Teknik
Manfaat membaca teknik adalah untuk memudahkan pembaca memahami isi bacaan tersebut .













BAB III
PENUTUP

3.1       Simpulan

Membaca teknik adalah bentuk kegiatan membaca yang dilaksanakan secara bersuara dengan menitikberatkan pada ketepatan pelafalan dan pemenggalan jeda. Membaca teknik sering juga disebut dengan "oral reading" atau membaca nyaring.

Tujuan utama membaca teknik yaitu agar para pendengar lebih mudah memahami isi bacaan dan pembaca dapat lebih memerhatikan intonasi,artikulasi, lafal dan pemenggalan jeda.

3.2       Saran

- untuk para membaca di sarankan untuk membaca teknik,agar dapat lebih memahami bacaan tersebut
- untuk memfokuskan fikiran kita pada bacaan,kita dapat menggunakan cara membaca teknik ini atau oral reading,













Daftar Pustaka

Aminuddin.2008.Pengantar Apresiasi Sastra.Bandung:Sinar Baru Algensindo
http://Lirahayu.blogspot.com
http://eprints.uny.ac.id

Jenis-Jenis Membaca







BAB I
PENDAHULUAN
1.1       Latar Belakang
 Dalam materi dasar-dasar membaca terdapat subbab jenis-jenis membaca
1.2       Rumusan Masalah
1. Apa berapakah jenis-jenis membaca itu ?
2. Apa yang di maksud membaca nyaring ?
3.Apa yang di maksud membaca dalam hati ?

1.3       Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui jenis-jenis membaca.
2. Untuk memahami apa yang di maksud membaca nyaring.
3. Untuk mengkaji apa yang di maksud membaca dalam hati.


1.4       Manfaat
1. Untuk mengetahui seluk beluk jenis-jenis membaca.
2. Untuk memahami membaca nyaring.
3. Sebagai penambah cakrawala membaca dalam hati.




BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Jenis-Jenis Membaca
Ada beberapa macam jenis membaca. Bergantung dari segi pengelompokannya. Bila di lihat dari segi terdengar atau tidaknya suara, membaca di bagi menjadi dua yaitu : membaca nyaring dan membaca dalam hati. Ada juga yang dilihat dari cakupan bahan bacaan, yaitu di bagi menjadi dua jenis membaca intensif dan membaca ekstensif. Sedangkan bila di tinjau dari segi kedalaman dan levelnya membaca di bagi menjadi tiga, yaitu membaca literer, membaca kreatif, membaca kritis.


1.     Membaca teknik adalah membaca yang di laksanakan secara bersuara sesusai dengan aksentuasi,intonasi dan irama yang benar selaras dengan gagasan serta suasana penuturan dalam teks yang dibaca (Aminudin 2008:19)
2.     Membaca teknik adalah suatu aktifitas membaca yang termasuk kegiatan bersuara.(Praptanti 2000:39).
3.     Membaca teknik adalah salah satu jenis membaca yang menitik beratkan pada pelafalan kata-kata baku melakukan kalimat-kalimat dengan benar,pemenggalan kelompok kata dan kalimat dengan tepat menyusuaikan nada irama dan tekanan,kelancaran serta jauh dari ketersendatan,kesalahan ucap atau cacat baca lain.(Prastiti 2007:20)
4.     Membaca teknik menurut Tampu Bolon adalah membaca atau melafalkan tulisan dan memperhatikan tanda baca.Pembaca yang mahir selain berusaha menyatakan pikiran dan perasaan sejelas mungkin dengan menggunakan lambang bunyi,intonasi,keras lambat suara ada variasi kecepatan ujaran.
5.     Membaca teknik adalah membaca yang lebih formal, mementingkan kebenaran pembaca serta ketepatan intonasi dan jeda. Dengan mengacu pada pelafalan yang standar, kegiatan membaca teknik secara langsung memasuki kegiatan pembaca berita, pengumuman, ceramah, berpidato, dsb. ( Amin ; 1996 : 28 ).
6.     Membaca teknik ialah cara membaca yang mencakup sikap, dan intonasi bahasa.






2.2  Pengertian Menurut Kelompok
Membaca teknik adalah bentuk kegiatan membaca yang dilaksanakan secara bersuara dengan menitikberatkan pada ketepatan pelafalan dan pemenggalan jeda. Membaca teknik sering juga disebut dengan "oral reading" atau membaca nyaring.

2.3   Tujuan Membaca teknik

1.  Bukan hanya menyuarakan suara, tetap juga menggunakan teknik-teknik tertentu supaya penyuaraan atau pengucapannya benar dan tepat. Sehingga orang yang mendengar menangkap serta memahami maksud si pembaca dengan baik,
2.  Untuk lebih memudahkan pemahaman materi yang dibaca.
3.  Agar pembaca lebih bertanggung jawab kepada lafal dan lagu, serta isi bacaan.
2.4  Manfaat Membaca Teknik
Manfaat membaca teknik adalah untuk memudahkan pembaca memahami isi bacaan tersebut .













BAB III
PENUTUP

3.1       Simpulan

Membaca teknik adalah bentuk kegiatan membaca yang dilaksanakan secara bersuara dengan menitikberatkan pada ketepatan pelafalan dan pemenggalan jeda. Membaca teknik sering juga disebut dengan "oral reading" atau membaca nyaring.

Tujuan utama membaca teknik yaitu agar para pendengar lebih mudah memahami isi bacaan dan pembaca dapat lebih memerhatikan intonasi,artikulasi, lafal dan pemenggalan jeda.

3.2       Saran

- untuk para membaca di sarankan untuk membaca teknik,agar dapat lebih memahami bacaan tersebut
- untuk memfokuskan fikiran kita pada bacaan,kita dapat menggunakan cara membaca teknik ini atau oral reading,













Daftar Pustaka

Aminuddin.2008.Pengantar Apresiasi Sastra.Bandung:Sinar Baru Algensindo
http://Lirahayu.blogspot.com
http://eprints.uny.ac.id

Definisi dan Tujuan Membaca dalam Hati









BAB I PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang
Dewasa ini banyak sekali hal-hal baru yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Munculnya hal-hal baru dalam kehidupan, menyebabkan meningkatnya keingin tahuan masyarakat. Keingin tahuan masyarakat terhadap hal-hal yang baru memicu masyarakat untuk mencari tahu lebih lanjut. Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mencari tahu adalah dengan membaca. Kegiatan membaca mereka lakukan agar mereka dapat mengetahui dan memahami hal-hal baru tersebut.
Dalam kegiatan membaca terdapat beberapa teknik membaca. Salah satu teknik tersebut adalah dengan membaca dalam hati.
1.2     Rumusan Masalah
1.2.1   Apakan definisi membaca dalam hati?
1.2.2   Apakah tujuan dilakukannya membaca dalam hati?
1.3     Tujuan Penulisan
Tujuan ditulisnya makalah ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang pengertian dan tujuan membaca dalam hati.

1.4     Manfaat Penulisan
Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi yang membaca makalah ini. Manfaat yang diharapkan adalah lebih memahami pengertian dan tujuan yang terdapat dalam kegiatan membaca dalam hati.























BAB II PEMBAHASAN
2.1     Definisi Membaca dalam Hati
Membaca dalam hati adalah cara atau teknik membaca tanpa suara. Jenis membaca ini perlu ditekankan kepada pemahaman isi bacaan. Ada pula pengertian membaca dalam hati menurut para ahli. Menurut Aminuddin, membaca dalam hati adalah kegiatan membaca yang berusaha memahami keseluruhan isi bacaan secara mendalam sambil menghubungkan isi bacaan itu dengan pengalaman maupun pengetahuan yang dimiliki pembaca tanpa diikuti gerakan lisan maupun suara. Selain itu ada pula pendapat membaca dalam hati dari Robin, menurutnya secara luas membaca dalam hati merupakan proses intelektual yang kompleks yang mencakup kemampuan utama yaitu penguasaan makna dan kemampuan berpikir tentang konsep verbal.
2.2     Definisi Membaca dalam Hati Menurut Kelompok
Menurut kelompok kami definisi membaca dalam hati adalah teknik atau cara membaca tanpa suara yang membutuhkan konsntrasi untuk memahami isi dan makna bacaan secara lebih dalam.



2.3     Tujuan Membaca dalam Hati
Tujuan utama membaca dalam hati adalah untuk memperoleh informasi. Namun, adapula tujuan membaca dalam hati menurut para ahli sebagai berikut
a.    Berkonsentrasi fisik dan mental
b.    Membaca secepat-cepatnya
c.    Memahami isi
d.   Menghayati isi
e.    Mengungkapkan kembali isi bacaan
2.4     Manfaat Membaca dalam Hati
Setelah kita mengetahui tujuannya maka kita akan mengetahui manfaat yang diperoleh dari membaca dalam hati. Manfaat membaca dalam hati adalah agar kita lebih fokus, agar materi yang ada lebih mudah masuk ke dalam otak, dan agar tidak mengganggu konsentrasi orang lain.
















BAB III PENUTUP
3.1     Simpulan
Membaca dalam hati adalah teknik atau cara membaca tanpa suara yang membutuhkan konsntrasi untuk memahami isi dan makna bacaan secara lebih dalam. Sedangkan tujuan membaca dalam hati secara umum adalah untuk memperoleh informasi. Dan biasanya membaca dalam hati digunakan untuk menghayati, memahami, dan mengungkap kembali isi bacaan.
3.2     Saran
Saran yang dapat penulis sampaikan adalah tetaplah membaca untuk memcapai kehidupan yang lebih baik dan teruslah berkarya untuk masa depan yang lebih baik pula.












Daftar Pustaka

Aminuddin. 2010. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Jakarta: Badan Standar Nasional
Hariyadi. 2012. Dasar-dasar Membaca. Semarang: UNNES
















Lampiran
Proses diskusi dan  tanya jawab
Termin pertama
1.      Pertanyaan                        : Apa yang dimaksud dengan membaca ekstensif dan intensif? (Henny Dwi)
Jawab                    : Materi membaca ekstensif dan intensif akan dijelaskan oleh kelompok lain.
2.      Pertanyaan                        : Syarat seseorang dapat dikatakan memahami membaca dalam hati? (Indah)
Jawab                    : Seseorang dikatakan memahami membaca dalam hati ketika ia memahami isi dan dapat mengungkapkan kembali isi bacaan.
Termin kedua
1.      Pertanyaan                        : Bagaimana cara agar dapat berkonsentrasi dalam memahami isi bacaan? (Wawan Julianto)
Jawab                    : Tidak menunjuk setiap kata yang ada dibuku, tidak mengulangi kata sebelumnya, dan berkonsentrasi atau memusatkan pikiran kepada bacaan.
2.      Pertanyaan                        : Apakah membaca secepat-cepatnya dapat dikatakan membaca dalam hati? (Resti)
Jawab                    : Membaca secepat-cepatnya tidak akan dikatakan membaca dalam hati jika tidak memahami isi bacaan.

Penjelasan Bunyi Konsonan dalam Fonologi

NO
KONSONAN
CARA ARTIKULASI
TITIK ARTIKULASI
PERAN PITA SUARA
SALURAN

1
B
Letupan
Bilabial
Bergetar
Oral
2
C
Letupan
Lamino Palatal
Tidak bergetar
Oral
3
D
Letupan
Apiko Alveolar
Bergetar
Oral
4
F
Geseran
Labio Dental
Tidak bergetar
Oral
5
G
Letupan
Dorso Velar
Bergetar
Oral
6
H
Geseran
Faringal
Tidak bergetar
Oral
7
J
Letupan
Lamino Palatal
Bergetar
Oral
8
K
Letupan
Dorso Velar
Tidak bergetar
Oral
9
L
Sampingan
Apiko Dental
Tidak bergetar
Oral
10
M
Sengau
Bilabial
Bergetar
Nasal
11
N
Sengau
Apiko Alveolar
Bergetar
Nasal
12
P
Letupan
Bilabial
Tidak bergetar
Oral
13
Q
Letupan
Uvular
Bergetar
Oral
14
R
Geletar
Apiko Alveolar
Bergetar
Oral
15
S
Geseran
Lamino Palatal
Tidak bergetar
Oral
16
T
Letupan
Apiko Alveolar
Tidak bergetar
Oral
17
V
Geseran
Labio Dental
Tidak bergetar
Oral
18
W
Semivokal
Labio Dental
Tidak bergetar
Oral
19
X
Geseran
Faringal
Tidak bergetar
Oral
20
Y
Semivokal
Lamino Alveolar
Bergetar
Oral
21
Z
Geseran
Lamino Palatal
Bergetar
Oral









Keterangan :
1.     Cara Artikulasi

v  Letupan → Bunyi yang di hasilkan dengan menghambat arus udara sama sekali di tempat artikulasi tertentu secara tiba-tiba, sesudahnya alat-alat bicara di tempat artikulasi tersebut dilepaskan kembali.
v  Geseran → Bunyi yang di hasilkan oleh alur yang amat sempit sehingga sebagian besar arus udara terhambat.
v  Sampingan → Bunyi yang di hasilkan dengan menghalangi arus udara sehingga keluar melalui sebelah atau biasanya ke dua sisi lidah.
v  Sengau → Bunyi yang di hasilkan dengan menutup arus udara keluar melalui rongga mulut tetapi membuka jalan agar dapat keluar melalui rongga hidung.
v  Geletar → Bunyi yang di hasilkan dengan mengartikulasikan ujung lidah pada lengkung kaki gigi,serta melepaskannyadan segera lagi mengartikulasikannya.

2.     Titik Artikulasi

v  Bilabial → Dihasilkan oleh bibir bawah dan bibir atas.
v  Lamino Palatal → Dihasilkan oleh daun lidah dan langit-langit keras.
v  Apiko Alveolar → Dihasilkan oleh ujung lidah dan gusi.
v  Labio Dental →  Dihasilkan oleh bibir bawah dan gigi atas.
v  Dorso Velar  → Dihasilkan oleh pangkal lidah dan langit-langit lunak.
v  Faringal → Dihasilkan oleh akar lidah dan dinding belakang rongga kerongkongan.
v  Apiko Dental → Dihasilkan oleh ujung lidah dan gigi atas.
v  Uvular → Dihasilkan oleh pangkal lidah dan anak tekak.
v  Lamino Alveolar → Dihasilkan oleh daun lidah dan gusi.

3.     Peran Pita Suara

v  Bergetar → Bunyi yang di hasilkan dengan mendapat hambatan pada pita suara.
v  Tidak bergetar → Bunyi bahasa  yang di hasilkan dengan mendapat hambatan pada artikulator.

4.     Saluran
v  Nasal → Konsonan yang di hasilkan dengan udara melalui hidung.
v  Oral → Konsonan yang di hasilkan dengan udara melalui mulut.